PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP KUALITAS HIDUP DAN PERAWATAN DIRI PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

Authors

  • Antony Bagus Birowo University of Muhammadiyah Semarang, Indonesia Author
  • Anna Kurnia University of Muhammadiyah Semarang, Indonesia Author
  • Khoiriyah University of Muhammadiyah Semarang, Indonesia Author
  • Dwi Nur Rahmantika Puji Safitri University of Muhammadiyah Semarang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/93zrgz38

Keywords:

Diabetes Self-Management Education (DSME), Diabetes Mellitus , Quality of Life, Self-Care

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di seluruh dunia. Indonesia diperkirakan akan mengalami jumlah kasus hingga 28,6 juta pada tahun 2045. DM tipe 2 sering memunculkan komplikasi yang dapat menurunkan kualitas hidup dan perilaku perawatan diri. Kondisi ini menekankan pentingnya metode edukasi yang inovatif untuk membantu penderita mencapai pengelolaan penyakit yang lebih optimal. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh edukasi berbasis audiovisual yang dirancang dalam bentuk Diabetes Self-Management Education (DSME) terhadap kualitas hidup serta perilaku perawatan diri penderita DM tipe 2. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan pra-eksperimen dengan One Group Pretest-Posttest Design, melibatkan 42 responden yang di wilayah kerja Puskesmas Sarwodadi. Materi edukasi mencakup manajemen diabetes, penerapan pola hidup sehat, serta langkah-langkah perawatan diri. Instrumen penilaian kualitas hidup dengan Diabetes Quality of Life Clinical Trial Questionnaire (DQLCTQ) dan perilaku perawatan diri menggunakan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) yang telah tervalidasi. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden memiliki kualitas hidup buruk serta perilaku perawatan diri cukup. Setelah mengikuti program DSME, kedua aspek tersebut menunjukkan perbaikan yang bermakna (p = 0,000) dengan mayoritas responden memiliki kualitas hidup dan perilaku perawatan diri baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis audiovisual dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasien untuk merawat diri. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media berbasis teknologi digital yang lebih interaktif sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mudah diakses.

Downloads

Published

2025-10-13