Empowering Independence: Health Belief Model as a Framework for Community Nursing Interventions in the Elderly
DOI:
https://doi.org/10.5281/65gm8974Keywords:
Elderly , Health Belief Model, Independence , Community nursingAbstract
Latar Belakang: Jumlah lansia di Indonesia mencapai lebih dari 10% dari total populasi. Hal ini menuntut strategi inovatif untuk mempertahankan kemandirian. Strategi yang dapat dilakukan adalah intervensi berbasis Health Belief Model (HBM) pada lansia, namun hal ini masih belum tersintesis secara komprehensif. Tujuan penelitian ini untuk meninjau secara sistematis efektivitas intervensi berbasis HBM terhadap kemandirian lansia dalam konteks keperawatan komunitas. Metode: Penelitian ini merupakan systematic review dan meta-analisis dengan pedoman PRISMA. Pencarian dilakukan pada lima database internasional dan nasional (2019–2024). Studi kuantitatif yang melibatkan lansia ≥60 tahun dengan outcome kemandirian dianalisis menggunakan model random-effects dengan ukuran efek Standardized Mean Difference (SMD). Hasil: Dari 1.360 publikasi, enam studi memenuhi kriteria. Intervensi HBM konsisten meningkatkan kemandirian dengan SMD 0,40–0,85. Peningkatan signifikan tercatat pada aktivitas sehari-hari (ADL), aktivitas instrumental (IADL), dan perilaku perawatan diri. Kesimpulan: HBM terbukti efektif memperkuat kemandirian lansia sekaligus menegaskan peran perawat komunitas sebagai agen perubahan perilaku sehat. Temuan ini memberikan dasar ilmiah dan praktis bagi pengembangan program edukatif dan promotif berkelanjutan dalam menghadapi masyarakat menua.