Pencegahan Komplikasi Perdarahan Pada Ibu Nifas: Suatu Tinjauan Sistematis

Authors

  • Elisa Poltekkes Kemenkes Semarang Author
  • Bonita Poltekkes Kemenkes Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/bdtkgp49

Keywords:

Pencegahan komplikasi, Perdarahan, postpartum

Abstract

Seorang perempuan menghadapi berbagai risiko mulai dari kehamilan hingga persalinan. Salah satu fase krusial adalah masa nifas, di mana komplikasi seperti perdarahan dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis artikel penelitian terkait upaya pencegahan perdarahan pada ibu nifas. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, Web of Science, Scientific Information Database, dan Scopus. Artikel terbitan tahun 2017–2022 ditelaah berdasarkan alur PRISMA, diperoleh 479 artikel; setelah penyaringan relevansi, penghapusan duplikasi, serta penerapan kriteria inklusi dan eksklusi, 30 artikel dipilih untuk analisis akhir. Kriteria inklusi mencakup penelitian pada ibu nifas pascapersalinan spontan, sedangkan eksklusi meliputi ibu dengan penyakit degeneratif atau persalinan caesar. Kualitas penelitian dinilai berdasarkan desain, metodologi, dan relevansi.Temuan dari jurnal-jurnal yang direview menunjukkan bahwa intervensi preventif sebaiknya dimulai sejak masa kehamilan melalui asuhan antenatal terstruktur dengan minimal empat kali kunjungan. Ibu dengan riwayat perdarahan postpartum dianjurkan melahirkan di rumah sakit untuk mendapatkan intervensi medis segera. Strategi utama meliputi deteksi dini faktor risiko, pemenuhan gizi yang baik, serta pemantauan komprehensif selama masa nifas. Keberhasilan asuhan nifas bergantung pada kualitas skrining dan supervisi tenaga kesehatan. Jika terjadi komplikasi, tindakan segera harus dilakukan sesuai pedoman klinis. Penguatan layanan kesehatan, peningkatan kesadaran ibu hamil, serta ketersediaan tenaga terlatih sangat penting dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas akibat perdarahan postpartum. Upaya kolaboratif antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjamin keselamatan ibu serta menekan angka kematian akibat perdarahan postpartum.

Downloads

Published

2025-10-13