IDENTIFIKASI EFEK TERAPI OKSGIGEN HIPERBARIK PADA LUKA KRONIK :  A SYSTEMATIC REVIEW

Authors

  • Heni Selvia Akademi Kesehatan Konawe Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/x22d9m30

Keywords:

Hyperbaric Oxygen Therapy, Luka Kronik

Abstract

Latar Belakang: Kasus luka kronik terus meningkat dan menyebabkan peningkatan jumlah penderita pada masing-masing kelompok luka kronik. Jenis luka kronik yaitu luka kaki diabetik, luka vena, luka tekan atau dekubitus, luka abses dan luka arteri. Jika luka kronik tidak segera ditangani maka akan menyebabkan komplikasi lanjut yang berakibat pada amputasi ekstremitas. Pasien dengan luka kronik memerlukan strategi penanganan yang serius dalam upaya penyembuhan. HBOT adalah terapi tambahan yang dapat diberikan pada pasien dengan indikasi luka kronik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi efek positif terapi oksigen hiperbarik (HBOT) terhadap penyembuhan luka kronik dan efek negatif pada tubuh dari penggunaan HBOT. Metode: Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan 5 data base pencarian : Pubmed, Science Direct, ProQuest, Cochrane Library dengan rentang waktu 2015-2025 (10 tahun terakhir), didapatkan 6 artikel yang diinklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukan dari hasil tinjauan sistematis 6 artikel yang diinklusi, semua artikel melaporkan ada efek positif dan efek negatif dari HBOT. Efek positif yaitu mempercepat penyembuhan luka, mengurangi luas ukuran luka, mengurangi resiko kejadian amputasi, dan menghambat pertumbuhan jaringan abnormal, sedangkan efek negatif dari HBOT secara umum yaitu barotrauma, klaustrofobia, nyeri tekan, kejang, myopia, bahkan kematian. Kesimpulan: HBOT adalah terapi tambahan yang efektif membantu mempercepat penyembuhan luka. Akan tetapi efek negatif pada tubuh perlu dipertimbangkan. Sehingga diperlukan keahlian dan ketelitian terhadap penggunaan terapi untuk meminimalisir efek negatif.

Downloads

Published

2025-10-13