ANALISIS FAKTOR RISIKO MATERNAL DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN OBSTETRI DI KABUPATEN ACEH UTARA

Authors

  • Jasmiati Poltekkes Kemenkes Aceh Author
  • Nova Sumaini Prihatin Poltekkes Kemenkes Aceh Author
  • Hendrika Wijaya Kartini Putri Poltekkes Kemenkes Aceh Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/2eh33778

Keywords:

Faktor Risiko , Maternal, Perdarahan Obstetri

Abstract

Perdarahan obstetri sebagai penyebab utama kematian ibu di Indonesia, termasuk di Aceh Utara. Faktor risiko maternal seperti usia, paritas, riwayat hipertensi, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan Ante Natal Care (ANC) berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian perdarahan obstetri. Identifikasi faktor risiko ini penting untuk pencegahan dini dan intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko maternal dengan kejadian perdarahan obstetri di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain kasus-kontrol. Data diambil dari 158 responden terdiri dari 79 kasus (ibu dengan perdarahan) dan 79 kontrol (ibu tanpa perdarahan) di Kabupaten Aceh Utara. Variabel independen meliputi usia, paritas, riwayat hipertensi, IMT dan ANC. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan perdarahan obstetri. Hasil penelitian terdapat hubungan bermakna antara usia berisiko (≥35 tahun), paritas tinggi (≥4), riwayat hipertensi, IMT tidak normal (underweight/obesitas) dengan perdarahan obstetri (p<0,05). Sementara itu ANC tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05) dengan perdarahan obstetri. Analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor dominan yang memengaruhi perdarahan obstetri adalah usia ibu berisiko dengan nilai odds ratio tertinggi. Upaya pencegahan melalui skrining faktor risiko sejak ANC, pemantauan IMT, serta edukasi reproduksi sehat sangat diperlukan untuk menurunkan risiko perdarahan obstetri di Kabupaten Aceh Utara.

Downloads

Published

2025-09-30