ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHANBERAT BADAN PADA ANAK BALITA GIZI KURANGDI PUSKESMAS BANDA BARO TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.5281/9p7bb982Keywords:
under-five children, undernutrition, weight gain, risk factorsAbstract
Gizi kurang pada balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Penambahan berat badan menjadi indikator penting keberhasilan intervensi gizi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti asupan makanan, pola pemberian makan, status kesehatan, dan lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 33 balita dengan status gizi kurang yang dipilih melalui purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran antropometri, dan observasi pola makan. Analisis bivariat dan multivariat digunakan untuk mengidentifikasi faktor yang berpengaruh terhadap penambahan berat badan. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara penambahan berat badan dengan asupan energi, frekuensi makan, riwayat penyakit infeksi, serta pengetahuan ibu tentang gizi (p<0,05). Analisis multivariat menegaskan bahwa kecukupan asupan energi merupakan determinan utama dengan nilai odds ratio tertinggi, sehingga menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi peningkatan berat badan balita. Asupan energi terbukti sebagai faktor utama yang memengaruhi penambahan berat badan pada balita gizi kurang. Oleh karena itu, intervensi gizi perlu difokuskan pada pemenuhan energi yang adekuat, pengaturan frekuensi makan, serta pencegahan penyakit infeksi dengan melibatkan peran aktif orang tua dan tenaga kesehatan.