PERMODELAN REGRESI LINEAR BERGANDA UNTUK WAKTU TUNGGU OBAT JADI
DOI:
https://doi.org/10.5281/m7j2zf47Keywords:
Mutu pelayanan, Obat jadi , Resep, Rumah sakit, Waktu tungguAbstract
Waktu tunggu obat jadi adalah indikator kritikal mutu pelayanan farmasi rumah sakit. Tujuan studi ini menganalisis pengaruh kecepatan proses awal resep dan kondisi layanan terhadap total waktu tunggu di Instalasi Farmasi RSD Idaman Banjarbaru. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan besar sampel sebanyak 373 resep yang dipilih secara acak dari populasi 5.374 resep (November 2024). Data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil studi didapatkan rata-rata waktu tunggu adalah 27,16 menit (SD=26,37). Kecepatan proses awal resep berpengaruh signifikan: setiap kenaikan satu menit meningkatkan estimasi waktu tunggu sebesar 27,7%. Kondisi layanan tidak sibuk mengurangi waktu tunggu 1,8%. Model ini menjelaskan 5,66% variasi waktu tunggu (Adjusted R-square=0,05662) yang menunjukkan adanya peran dominan faktor lain seperti sumber daya manusia dan ketersediaan obat dalam mempengaruhi waktu tunggu obat jadi. Kesimpulan dari studi ini adalah optimasi kecepatan proses awal resep merupakan langkah strategis, yang dapat dicapai melalui redistribusi tenaga, penyusunan SOP, dan integrasi teknologi informasi untuk memperpendek waktu tunggu.