PENETAPAN KADAR BETA KAROTEN PADA KUBIS MERAH (Brassica oleracea L) MENTAH, KUKUS, DAN REBUS DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
DOI:
https://doi.org/10.5281/p25drx41Abstract
Sayuran merupakan salah satu komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, yang memiliki sumber gizi diantaranya nya beta karoten provitamin A. Salah satu tanaman yang mengandung beta karoten yaitu Kubis Merah (Brassica Oleracea L). Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar beta karoten pada kubis merah (Brassica oleracea L) dalam kondisi mentah, kukus, dan rebus menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis, serta menganalisis penurunan kadarnya akibat pengolahan dan memvalidasi metode analisis yang digunakan. Sampel kubis merah diidentifikasi dan diekstraksi dengan campuran n-heksan:aseton:petroleum eter. Pengolahan sampel dilakukan dengan variasi waktu kukus dan rebus (5, 10, dan 15 menit). Analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 450 nm. Hasil menunjukkan kadar beta karoten tertinggi pada kubis merah mentah (144,445 mg/100g). Persentase penurunan kadar beta karoten berkisar antara 41,11% (kukus 5 menit) hingga 60% (rebus 15 menit) dibandingkan dengan sampel mentah. Disimpulkan bahwa kadar beta karoten pada kubis merah menurun seiring dengan waktu pengolahan, dan metode Spektrofotometri UV-Vis yang digunakan telah tervalidasi dan memenuhi persyaratan untuk penetapan kadar beta karoten.