FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB UNDER-REPORTING TUBERKULOSIS DI SEKTOR SWASTA: EKSPLORASI KUALITATIF DI KOTA DENPASAR

Authors

  • Gede Wirabuana Putra Politeknik Kesehatan Kartini Bali Author
  • Putu Erma Pradnyani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/3w6r6j74

Keywords:

Tuberculosis, under-reporting, Surveillance, Private sector

Abstract

Latar Belakang: Under-reporting kasus tuberkulosis (TB) di fasilitas kesehatan swasta tetap menjadi tantangan kritis dalam pencapaian target eliminasi TB 2030. Fenomena ini menghambat efektivitas sistem surveilans nasional dan berpotensi menciptakan beban ekonomi tersembunyi bagi penyedia layanan kesehatan swasta. Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan under-reporting TB di klinik swasta Kota Denpasar untuk mengembangkan rekomendasi perbaikan sistem pelaporan dalam kerangka kemitraan publik-swasta. Metode: Studi kualitatif eksploratif dilakukan menggunakan wawancara mendalam dengan 6 informan kunci dari 3 klinik swasta yang telah menandatangani MOU program Kemitraan Publik-Swasta (PPM) dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling hingga tercapai saturasi data. Analisis tematik diterapkan untuk mengidentifikasi pola dan tema utama faktor penyebab. Hasil: Analisis mengidentifikasi dua kategori utama faktor penyebab under-reporting. Faktor administratif meliputi: kompleksitas prosedur pelaporan yang dikeluhkan hampir seluruh informan, keterbatasan pelatihan staf yang memadai, supervisi rutin yang tidak optimal, minimnya insentif pelaporan, dan lemahnya koordinasi antar-institusi. Faktor teknis mencakup: keterbatasan kapasitas diagnostik yang dihadapi mayoritas klinik, kompleksitas sistem informasi pelaporan dengan komponen yang beragam, infrastruktur laboratorium yang belum memadai, dan instrumen pelaporan yang kurang sesuai dengan kebutuhan praktis. Sebagian besar informan melaporkan bahwa faktor-faktor tersebut menciptakan beban kerja dan biaya operasional tambahan yang tidak terdokumentasi dalam sistem akuntansi rutin mereka. Simpulan: Kompleksitas administratif dan keterbatasan teknis merupakan hambatan berlapis yang memerlukan pendekatan intervensi sistematis melalui penyederhanaan prosedur, penguatan kapasitas teknis, dan optimalisasi skema insentif dalam kerangka kemitraan publik-swasta untuk mendukung pencapaian target eliminasi TB nasional.

Downloads

Published

2025-10-13