HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI
DOI:
https://doi.org/10.5281/d56xkt18Keywords:
Eating habits, Nutritional status, AdolesAbstract
Kebiasaan makan dan gaya hidup remaja putri yang mengalami perubahan berdampak pada intake dan keperluan gizinya. Kebiasaan makan remaja mencakup jenis pangan yang dikonsumsi, jumlahnya, frekuensinya, cara mendistribusikan makanan, serta preferensi makanan. Kebiasaan makan yang tidak sehat sering terbentuk karena kebiasaan sering membeli makanan secara acak, yang berdampak pada kondisi gizi remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja putri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 35 orang. Alat penelitian berupa kuesioner, pengukuran Antopometri (berat badan dengan menggunakan timbangan, serta tinggi badan dengan menggunakan mistar). Dari hasil ditemukan bahwa 74,2% responden kebiasaan makan baik, sedangkan 25,7% memiliki kebiasaan makan yang kurang baik. Adapun Untuk status gizinya bervariasi, Kurus (20%) responden dalam kategori kurus, normal (65,7%), gemuk (85%), dan obesitas (57%). Secara statistik, tidak ditemukan adanya hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja putri dalam penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan agar remaja putri meningkatkan pemahaman dan praktik pola makan yang sehat.