INTERVENSI INHALASI AROMATERAPI EUCALYPTUS SEBAGAI TERAPI PENDUKUNG SESAK NAPAS PADA PASIEN TB PARU: STUDI KASUS
DOI:
https://doi.org/10.5281/daa4df50Keywords:
Eucalyptus, Inhalasi, Penurunan Sesak, TuberkulosisAbstract
Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Pada penyakit TB paru yang sudah lanjut ditemukan sesak napas yang menyebabkan saturasi oksigen turun di bawah normal. Upaya mengatasi sesak napas dengan memberikan inhalasi sederhana menggunakan aroma terapi eucalyptus. Tujuan dari studi kasus ini adalah mendapatkan gambaran Asuhan Keperawatan dalam Penerapan Intervensi Inhalasi sederhana menggunakan aroma terapi eucalyptus untuk menurunkan sesak pada keluarga dengan TB Paru. Rancangan studi kasus ini adalah deksriptif menggunakan metode wawancara dan observasi. Subjek studi kasus sebanyak dua klien dengan TB Paru. Studi kasus ini dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari selama 10-15 menit. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan sesak napas. Dimana pada subjek I didapatkan hasil penurunan frekuensi napas dari 36x/menit menjadi 21 x/menit, saturasi oksigen perifer meningkat sebelumnya 97% menjadi 99% dan skala sesak napas menurun sebelumnya skala 7 menjadi skala 3. Kemudian pada subjek II frekuensi napas sebelumnya 24 x/menit menjadi 19 x/menit, saturasi oksigen sebelumnya 96% menjadi 99%, dan skala napas pasien menurun sebelumnya direntang skala 4 menjadi skala 3. Diharapkan keluarga dapat menerapkan terapi inhalasi sederhana secara mandiri, patuh minum obat anti tuberkulosis serta kontrol ke fasilitas kesehatan untuk peningkatan perilaku sembuh dari TB Paru.