STUDI KUALITATIF : FAKTOR – FAKTOR YANG MENYEBABKAN PERAWAT FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN BERALIH KARIR MENJADI PERAWAT DI INDUSTRI

Authors

  • devanda faqih Optimal Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/5y8rqv51

Keywords:

Nurses, Pharmacies, Blood Transfusion

Abstract

Dikutip dari data Kementrian Kesehatan Indonesia Jumlah Perawat Fasilitas Kesehatan di Indonesia 2025 : puskesmas 161.157, rumah_sakit 376.309, faskes lainnya"jenis fasilitas kesehatan (faskes) lainnya mencakup seperti praktik mandiri tenaga kesehatan, klinik, apotek, dan unit transfusi darah" 63.919. Penumpukan tersebut tidak menjamin aspek Kesejahteraan dan Kepuasan Kerja perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan tersebut terutama para perawat kontrak dan honorer, Peralihan karir mereka dari fasyankes ke industri saat ini menjadi bahasan hangat, melalui digital platform @ohnurseedu platform pertama di Indonesia terkait informasi dunia karir perawat di industri menjadi pintu pembuka peluang kerja bagi mereka yang beralih karir ada banyak faktor yang menyebabkan mereka pindah ke industri. Penelitian ini bertujuan untuk membuka paradigma peluang kerja perawat di sektor industri dan mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan mereka pindah. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, dengan 3 sampling perawat yang bekerja di sektor Industri Migas, BUMN, dan Pertambangan. Adapun beberapa alasan mereka pindah diantaranya: budaya kerja yang tidak sehat, beban kerja, jenjang karir yang lama, stres kerja, burnout,  kesenjangan sosial antar PNS, PPPK, kontrak dan honorer. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa masih banyak permasalahan managerial di fasyankes yang menyebabkan perawat pindah ke sektor industri, sehingga perlu diadakan kajian lebih lanjut agar perawat kita di fasyankes sebagai garda depan mendapatkan kesejahteraan yang layak serta berpindahnya perawat ke sektor indutri membantu pemerataan SDM Perawat di Indonesia.

Downloads

Published

2025-10-13