PEMANFAATAN PELAYANAN TRIPLE ELIMINASI DALAM DETEKSI DINI INFEKSI HIV, SIFILIS, DAN HEPATITIS B DARI IBU KE ANAK DI KABUPATEN KARAWANG
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16066824Keywords:
Pemanfaatan, Triple Eliminasi,, Ibu hamilAbstract
Penyakit menular seksual pada kehamilan berdampak meningkatnya kesakitan pada ibu dan anak. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan melalui deteksi dini pemeriksaan tripel eliminasi terhadap penularan HIV, sifilis dan hepatitis B dari ibu hamil ke janin. Penyakit HIV, hepatitis dan sypilis pada masa kehamilan memiliki dampak pada meningkatnya kesakitan, kecatatan, dan kematian pada ibu dan anak. Kondisi tersebut memerlukan pemeliharaan kesehatan serta pengobatan jangka panjang dan pembiayaan cukup banyak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan pelayanan triple eliminasi terhadap ibu hamil dan faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil dengan jumlah sampel 158. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan teknik wawancara dan angket. Analisis data menggunakan univariat, bivariat menggunakan Chi-square dan analisis multivariat Logistic Regression metode enter. menunjukkan 91 ibu hamil (57%) memanfaatkan pelayanan triple eliminasi, dari 9 variabel terdapat 7 bermakna: umur (p value= 0,050; POR= 2,418 ;CI 95%:1,073 – 5,451)), paritas (p=0,040; POR= 2,130; CI 95%: 1,089-4,170), pengetahuan (p =0,004; POR= 2,731; CI 95%: 1,425-5,236), sikap ibu (p=0,006 ;POR= 2,604; CI 95%: 1,361-4,982), akses informasi p=0,000; POR=5,598 (CI 95%:2,785-11,254) dan dukungan tenaga kesehatan p=0,000;POR 14,16, dukungan suami terhadap pemanfaatan pemeriksaan triple eliminasi sebesar p=0,000;POR=8,898 (CI 95%:4,289-18,464). Dukungan suami dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemanfaatan pelayanan triple eliminasi dalam mendeteksi IMS pada ibu hamil.